Transformasi Menjadi Balai Besar, BRMP Sultra Perkuat Etos Kerja Menuju Modernisasi Pertanian 2026
KENDARI – Mengawali tahun 2026 dengan babak baru, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan penguatan etos kerja dan profesionalisme pegawai di Aula BRMP Sultra, Senin (5/1). Momentum ini menjadi sangat strategis seiring dengan transformasi BRMP menjadi Balai Besar, yang membawa konsekuensi perluasan tugas serta tanggung jawab yang jauh lebih besar dalam mengawal kebijakan pertanian di daerah.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala BRMP Sultra, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BRMP Sultra, Ketua DWP BRMP Maluku Utara, BRMP Nusa Tenggara Timur, BRMP Sulawesi Selatan dan Ketua DWP Balai Besar Pasca Panen, Purna Bakti dan Alumni BIP, BPTP, BPSIP dan BRMP serta seluruh karyawan dan karyaewati serta DWP BRMP Sultra.
Kepala BRMP Sultra, Dr. Budi Darma Putra, SE., MM, saat membuka acara menegaskan bahwa perubahan status menjadi Balai Besar menuntut standar kinerja yang lebih tinggi dari seluruh staf. Beliau menekankan bahwa transformasi organisasi ini harus dibarengi dengan perubahan pola pikir (mindset) yang lebih inovatif demi menyukseskan program swasembada pangan. "Dengan tanggung jawab yang kini lebih besar, profesionalisme bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mewujudkan pertanian modern yang tangguh," tegasnya.
Sebagai bentuk syukur atas peningkatan status institusi dan memulai agenda tahunan, acara ditutup dengan Tasyakuran Awal Tahun yang dipimpin oleh Ustadz Rusnam Al Kandary, SHI, MHI. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa amanah besar sebagai Balai Besar harus dijalankan dengan integritas dan semangat pengabdian. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan menjadi fondasi spiritual bagi seluruh pegawai dalam menghadapi tantangan teknis yang lebih kompleks di masa depan.